Sabtu, 25 Agustus 2012


Pengertian Musik Nusantara dan Penjelasan


Pengertian Musik Nusantara
:
Musik Nusantara adalah seluruh musik yang berkembang diNusantara ini, yang menunjukkan atau menonjolkan ciri keindonesiaan, baik dalam bahasamaupun gaya melodinya. Musik Nusantara terdiri dari musik tradisi daerah, musik keroncong,musik dangdut, musik langgam, musik gambus, musik perjuangan, dan musik pop.

Sejarah Musik Nusantara

Masa sebelum masuknya pengaruh Hindu- Buddha

Pada masa ini, musik dipakai sebagai bagian dari kegiatan ritual masyarakat. Dalambeberapa kelompok, bunyi- bunyian yang dihasilkan oleh anggota badan atau alat tertentudiyakini memiliki kekuatan magis. Instrumen atau alat musik yang digunakan umumnyaberasal dari alam sekitarnya.

Masa setelah masuknya pengaruh Hindu- Buddha

Pada masa ini, berkembanglah musik- musik istana (khususnya di Jawa). saat itu, musiktidak hanya dipakai sebagai bagian ritual saja, tetapi juga dalam kegiatan- kegiatankeistanaan (sebagai sarana hiburan para tamu raja). Musik istana yang berkembang adalahmusik gamelan. Musik gamelan terdiri dari 5 kelompok, yaitu kelompok balungan, kelompokblimbingan, kelompok pencon, kelompok kendang,dan kelompok pelengkap.

Masa setelah masuknya pengaruh Islam

Selain berdagang dan menyebarkan agama islam, para pedagang arab jugamemperkenalkan musik mereka. Alat musik mereka berupa gambus & rebana. dari prosesitulah muncul orkes- orkes gambus di nusantara (Indonesia) hingga saat ini.

Masa Kolonialisme

Masuknya bangsa Barat ke Indonesia juga membawa pengaruh besar dalam perkembanganmusik Indonesia. Para pendatang ini memperkenalkan berbagai alat musik dari negerimereka, misalnya biola, selo (cello), gitar, seruling (flute), dan ukulele. Mereka punmembawa sistem solmisasi dalam berbagai karya lagu. Itulah masa- masa perkembanganmusik modern Indonesia. Saat itu,para musisi Indonesia menciptakan sajian musik yangmerupakan perpaduan musik barat dan musik Indonesia . Sajian musik itu dikenal sebagaimusik keroncong.

C.Fungsi Musik Nusantara

Secara umum, fungsi musik bagi masyarakat Indonesia antara lain sebagai sarana ataumedia upacara ritual, media hiburan, media ekspresi diri, media komunikasi, pengiring tari,dan sarana ekonomi.


D. Ragam Musik Nusantara

Ragam musik di Indonesia dapat dibedakan atas musik tradisi, musik keroncong, musikdangdut, musik perjuangan, dan musik pop.

Musik Daerah/Tradisional

Musik daerah atau musik tradisional adalah musik yang lahir dan berkembang di daerah-daerah di seluruh Indonesia. Ciri khas pada jenis musik ini teletak pada isi lagu daninstrumen (alat musiknya). Musik tradisi memiliki karakteristik khas, yakni syair danmelodinya menggunakan bahasa dan gaya daerah setempat. Indonesia adalah sebuahnegara yang terdiri dari ribuan pulau yang terbentang dari Papua hingga Aceh. Dari sekianbanyaknya pulau beserta dengan masyarakatnya tersebut lahir, tumbuh dan berkembang.Seni tradisi yang merupakan identitas, jati diri, media ekspresi dari masyarakatpendukungnya.

Hampir diseluruh wilayah Indonesia mempunyai seni musik tradisional yang khas. Keunikantersebut bisa dilihat dari teknik permainannya, penyajiannya maupun bentuk/organologiinstrumen musiknya. Hampir seluruh seni tradisional Indonesia mempunyai semangatkolektivitas yang tinggi sehingga dapat dikenali karakter khas orang/masyarakat Indonesia,yaitu ramah dan sopan. Namun berhubung dengan perjalanan waktu dan semakinditinggalkanya spirit dari seni tradisi tersebut, karekter kita semakin berubah dari sifat yangmenjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan menjadi individual/egoistis. begitu banyaknya senitradisi yang dimiliki bangsa Indonesia, maka untuk lebih mudah mengenalinya dapat digolongkan menjadi beberapa kelompok yaitu alat musik/instrumen perkusi, petik dan gesek.

Musik Keroncong

Secara umum, musik keroncong memiliki harmoni musik dan improvisasi yang sangatterbatas. Umumnya lagu- lagunya memiliki bentuk dan susunan yang sama. Syair- syairnyaterdiri atas beberapa kalimat (umumnya 7 kalimat) yang diselingi dengan permainan alatmusik.

Musik DangdutMusik dangdut merupakan hasil perpaduan antara musik India dengan musik Melayu, musikini kemudian berkembang dan menampilkan cirinya yang khas dan berbeda dengan musikakarnya. Ciri khas musik ini terletak pada pukulan alat musik tabla (sejenis alat musik perkusiyang menghasilkan bunyi
ndut 
). Selain itu, iramanya ringan, sehingga mendorong penyanyidan pendengarnya untuk mengerakkan anggota badannya. Lagunya pun mudah dicerna,sehingga tidak susah untuk diterima masyarakat.

Musik Perjuangan

Musik ini lahir dari kondisi masyarakat Indonesia yang sedang terjajah oleh bangsa asing.Dengan menggunakan musik, para pejuang berusaha mengobarkan semangat persatuanuntuk bangkit melawan penjajah. Syair- syair yang diciptakan pada masa itu, umumnya berisiajakan untuk berjuang, ajakan untui berkorban demi tanah air, dan sebagainya. Iramamusiknya pun dibuat cepat dan semangat, serta diakhiri dengan semarak.

Musik Populer (pop)

Musik ini memiliki ciri, antara lain penggunaan ritme yang terasa bebas denganmengutamakan permainan drum dan gitar bas. Komposisi melodinyajuga mudah dicerna.Biasanya, para musisinya juga menambahkan variasi gaya yang beraneka ragam untukmenambah daya tarik dan penghayatan pendengar atau penontonnya. Musik pop dibedakanmenjadi musik pop anak- anak dan musik pop dewasa.

Kesimpulan

Musik nusantara adalah seluruh musik yang berkembang di nusantara, yang menunjukkancirri keindonesiaan. Musik memiliki fungsi sebagai sarana atau media ritual, media hiburanmedia ekspresi diri, media komunikasi, pengiring tari, dan sarana ekonomi. Ragam musiknusantara yang berkembang dapat dibedakan menjadi musik tradisi, musik keroncong, musikdangdut, musik perjuangan, dan musik pop.
 Wilayah nusantara terdiri dari berbagai daerah/suku budaya, sehingga kaya akan keragaman seni musik.Musik nusantara sering diidentikkan dengan musik tradisional, sedangkan musik modern berasal dariBarat. Apakah nusantara tidak memiliki musik modern? Seiring dengan perkembangan jaman yang telahmengglobal, seni musik nusantara pun berinteraksi dan dapat pengaruh dari unsur-unsur musik Baratdan lahirlah musik-musik modern nusantara.Pada umumnya, kaum muda saat ini lebih mengenal musik modern daripada musik tradisional/daerah.Hal ini dapat kita lihat pada setiap konser musik modern selalu dipadati oleh kaum muda dan juga kalaukita perhatikan media musik di HP/komputer kaum muda maka hampir 99,99% adalah album musikmodern.Musik modern nusantara dapat dekelompokkan ke dalam beberapa jenis, antara lain:1. Dangdut, ciri-cirinya: melodi dan harmoni sederhana, tangga nada cendrung minor, ekspresiberdasarkan keserasian lirik, beat konstan, lebih menekankan keindahan gerak.









SENI MUSIK NUSANTARA





Mengidentifikasi Jenis Karya Seni Musik Tradisional Nusantara
o    Musik Tradisi Masyarakat Jawa Barat
Contoh : gamelan degung, calempungan, kliningan atau klenengan, tarling, gending cianjuran, arumba, angklung, dan calung.
·         Musik Daerah Jawa Timur
Musik daerah Jawa Timur yang terkenal adalah gamelan sandur. Alat musik pada gamelan sandur berupa selompret, kempul, kendang, gong kecil, bonang.
·         Musik Daerah Jawa Tengah
Musik daerah Jawa Tengah berupa gamelan. Alatnya berupa bonang barung, bonang penerus, kethuk, kenong, kempyang, gong, kempul, kendang, slentem, saron barung, saron penerus, dan demung.
·         Musik Daerah Bali
Contoh : gamelan semar pagulingan, gong kebyar, dan gamelan semaradana.
1.      Hasil Karya Musik
2.    Lagu/nyanyian adalah hasil karya seni musik yang berupa rangkaian nada-nada dengan atau tanpa disertai teks.
3.     Aransemen adalah usaha manusia yang dilakukan terhadap sebuah karya musik untuk suatu pergelaran.
4.    Lagu dan Aransemen adalah hasil karya seni musik secara lengkap yang berupa lagu beserta aransemennya sekaligus.
Penyajiannya ada tiga macam, yaitu :
·         Seni Suara Vokal adalah hasil karya seni suara yang disajikan dengan menggunakan media suara manusia, baik secara perseorangan maupun kelompok. Contoh : Solo vocal, duet, trio, kwartet, a capella, unisono, canon, dan paduan suara.
·         Seni Suara Instrumental adalah hasil karya seni yang disajikan melalui media peralatan/alat musik (instrument). Contoh : Ansambel musik, orkes string, orkes harmoni, orkes perkusi, dan orkes symphoni.
·         Seni Suara Campuran adalah sajian yang berupa perpaduan antara seni vocal dengan instrumental.
·         Menentukan Kriteria Karya Musik
·         Tema adalah pokok pikiran, gagasan, atau ide dasar. Tema dalam musik dapat dikategorikan dalam beberapa kelompok, diantaranya sebagai berikut :
o    Tema Kenangan.
o    Tema Keindahan Alam.
o    Tema Karakter Binatang.
o    Tema Puji-pujian.
·            Tema Imajinasi.
·         Ritme/Irama adalah gerak yang teratur mengalir.
·         Harmoni adalah keselarasan paduan bunyi.
·         Tekstur musik adalah istilah yang mengacu pada jalinan berbagai nada.
·         Unsur Pendukung Dalam Musik
·         Tanda Tempo adalah tanda yang berhubungan dengan cepat atau lambatnya lagu.
·         Tanda Dinamik adalah tanda yang berhubungan dengan keras lembutnya lagu.
·         Gaya adalah cara menyanyikan melodi lagu.
·         Sikap Apresiatif terhadap Keunikan Seni Musik Tradisional Nusantara
Musik adalah gabungan dari berbagai rangkaian bunyi yang ditata secara artistic. Adapun jenis lagu-lagu di dalam pergelaran yang akan dipentaskan antara lain sebagai berikut :
1.      Lagu Daerah adalah suatu lagu yang asalnya dari daerah tertentu. Ciri-ciri lagu daerah :
o    Lagu daerah biasanya tidak diketahui siapa penciptanya.
2.    Pada umumnya dinyanyikan dan dikenal di daerah asal lagu itu.
o    Dijiwai oleh budaya setempat.
o    Menggunakan bahasa daerah itu sendiri.
o    Lagunya bersifat sederhana.
o    Lagu Populer
Lagu Populer biasa dikenal sebagai lagu pop, sering juga disebut temporer karena terkenalnya hanya sekali tempo saja, apabila sudah lama lagu tersebut akan tenggelam. Ciri-ciri lagu populer :
·         Lagunya mudah terkenal dan mudah tenggelam.
·         Sangat mudah diterima oleh masyarakat. 


1.      Lagu Perjuangan
Lagu Perjuangan dapat membangkitkan semangat juang untuk membela tanah air, misalnya lagu-lagu yang sudah ditetapkan sebagai lagu wajib nasional. Ciri-ciri lagu perjuangan :
·         Syair lagunya, biasanya dapat membangkitkan semangat perjuangan.
·         Kebanyakan diciptakan pada masa perjuangan sekitar tahun 1945-1950.
Lagu perjuangan ada yang dinyanyikan dengan semangat berkobar-kobar, tetapi ada pula yang lembut menyentuh perasaan. Tokoh-tokoh lagu perjuangan antara lain : Ismail Marzuki, H. Muntahar, L. Manik, C. Simanjuntak, dan lain-lain.
1.      Lagu Seriosa
Ciri-ciri Lagu Seriosa :
·         Banyak menggunakan nada sisipan, contohnya 4,2.
·         Lagunya sukar dinyanyikan.
·         Harus dinyanyikan dengan penuh perasaan, ekspresi, dan penghayatan.
o    Tempo dan dinamiknya tidak teratur.
o    Banyak menggunakan nada-nada yang tinggi.
·         Lagu Langgam adalah sejenis lagu keroncong yang tidak menggunakan ukulele. Ciri-ciri lagu langgam :
o    Matranya 4/4.
o    Tempo moderato.
·         Terdiri dari empat kalimat masing-masing delapan bar, sehingga dalam satu langgam terdapat 32 bar.
·         Susunan keempat lagu tersebut adalah AABA kadang-kadang ada sedikit perubahan pada akhir lagu.
·         Matra ke-3 dari kalimat ke-1 selalu diiringi akord IV (sub dominant).









Contoh gambar Musik Nusantara :
              


                  

                                                     


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar